InfoSAWIT, JAKARTA - Tentu saja keberadaan CPO menjadi kian penting, tatkala permintaan pasar yang membutuhkannya selalu bertumbuh. Kendati pasar internasional mengalami penurunan permintaan, namun bila pembangunan industri hilir nasional terus berlanjut, maka keberadaan industri minyak sawit secara holistik akan terus berkembang.
Sebab itu, dibutuhkan dukungan Pemerintah Indonesia, secara regulasi, guna mendorong terciptanya peluang bagi pasar industri hilir nasional. Melalui keberadaan pasar domestik, maka industri turunan CPO akan mengikuti kebijakan pemerintah, guna memasok kebutuhan produk yang di inginkan masyarakat luas yang berasal dari pasar domestik.
Peluang pasar domestik untuk bertumbuh, memang terbuka lebar, dimana keberadaan konsumsi masyarakat yang meningkat, menjadi peluang usaha bagi industri turunan CPO. Sejalan dengan itu, keberadaan teknologi terbarukan juga sudah mulai banyak tersedia. Sehingga, kebutuhan industri turunan CPO, semata-mata dari keberadaan bahan bakunya.
Bila bahan baku yang berasal dari CPO tersedia, maka melalui regulasi yang bersifat mandatori, akan mampu membuka peluang adanya pasar domestik yang cukup besar. Seperti kejadian baru-baru ini, dimana pasar mandatori biodiesel, dinyatakan pemerintah, sebagai kewajiban untuk digunakan oleh pihak-pihak yang membutuhkannya.
Seperti pasar mandatori biodiesel, yang digunakan sebagai campuran bahan bakar petroleum, hingga 30%. Kendati awalnya bermasalah, namun keberadaan campuran biodiesel, sangat membantu industri CPO dalam menjual produknya. Alhasil, ketika harga CPO di pasar global turun, maka keberadaan CPO bisa dimaksimalkan melalui pemenuhan pasar domestik. (Cermin InfoSAWIT Edisi Cetak Oktober 2018)










