InfoSAWIT, JAKARTA – Pemegang saham PT Dharma Satya Nusantara Tbk (“Perseroan”, “DSNG”) menyetujui rencana Perseroan untuk melakukan pengambilalihan 100% saham perusahaan perkebunan kelapa sawit PT Bima Palma Nugraha dan PT Bima Agri Sawit, dengan hasil perhitungan harga sebesar Rp 2,1 triliun. Persetujuan pemegang saham tersebut diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (“RUPSLB”) Perseroan pada Senin (10/12/2018) lalu di Hotel Pullman, Jakarta
Merujuk informasi yang didapat InfoSAWIT, sesuai Perubahan dan/atau Tambahan atas Keterbukaan Informasi atas Transaksi Material pada tanggal 6 Desember 2018, DSN akan melakukan pengambilalihan 100% PT Bima Palma Nugraha (BPN) dengan Hasil Perhitungan Harga sebesar Rp 1,4 triliun, dengan mempertimbangkan utang afiliasi dan utang bank BPN pada saat tanggap penutupan transaksi.
Perseroan juga akan melakukan pengambilalihan 100% PT Bima Agri Sawit (BAS) dengan Hasil Perhitungan Harga sebesar Rp 700 miliar, dengan mempertimbangkan utang afiliasi dan utang bank BAS pada saat tanggap penutupan transaksi.
Selain keputusan pengambilalihan perusahaan perkebunan tersebut, RUPSLB juga menyetujui untuk menerima dengan baik permohonan pengunduran diri Bapak Adi Susanto dari jabatannya selaku Komisaris Perseroan. Bapak Adi Susanto telah bergabung dengan Perseroan sebagai Komisaris sejak 2011.
Selanjutnya, RUPSLB juga mengangkat Ibu Jenti sebagai anggota Direksi Perseroan yang baru dengan masa jabatan sampai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan tahun ke-5 (lima). Sebelum bergabung dengan Perseroan, Ibu Jenti memiliki pengalaman yang cukup panjang dalam bidang keuangan dan perkebunan kelapa sawit. (T2)







