Berita Lintas
sawitbaik

MDAG Emulsifier Prosfektif Untuk Nilai Tambah Asam Lemak Sawit Distilat



Gambar Uji Coba bahan coating menggunakan Gliserol Mono Stearat (GMS) di Kebun PT Trigatra Arjasa, Situbondo.
MDAG Emulsifier Prosfektif Untuk Nilai Tambah Asam Lemak Sawit Distilat

InfoSAWIT, JAKARTA - Pusat Teknologi Agroindustri, salah unit kerja di BPPTjuga telah mengembangkan beberapa jenis emulsifier, diantara jenis emulsifier yang telah dikembangkan tersebut adalah adalah Gliserol Mono Laurat (GML) dan Gliserol Mono Fatty Acid lainnya (GMFA1) berbasis produk turunan minyak sawit. Saat ini produk emulsifier yang telah dikembangkan sedang diaplikasikan sebagai bahan coating untuk mempertahankan kesegaran buah mangga. Mengingat emulsifier komersial yang saat ini digunakan masih berbahan dasar lemak lebah (Bees-wax) yang bahan bakunya masih impor, hal ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan bahan-bahan import.

Aplikasi pengujian emulsifier yang telah dikembangkan dilakukan bersama mitra PT Trigtra Arjasa yang terletak di Kab.Situbondo, PT Trigatra Arjasa merupakan perusahaan komoditas mangga arumanis dengan total luas kebun mencapai ±150 Ha. Perusahaan ini memiliki memiliki unit pengolahan paska panen (packing house) dan sudah menerapkan sistem paska panen yang terbilang sudah terstandar dan terukur tingkat kematangan buah mangganya.

Dari hasil pengujian yang telah dilakukan diperoleh hasil yang cukup baik terutama dalam menjaga kesegaran buah mangga dengan catatan untuk penyimpanan tetap harus mengandalkan proses rantai dingin, sebab tanpa rantai pendinginan dalam proses mempertahankan kesegaran buah mangga, teknologi coating akan menjadi tidak berguna.

Melalui proses pembuatan produk turunan ini diharapkan dapat jadi jembatan untuk meningkatkan nilai tambah bagi produk-produk hilir industry kelapa sawit terutama produk samping seperti produk samping yang diperoleh dari proses refinery sehingga dapat meningkatkan nilai tambah dari baik itu produk turunan berbasis minyak kelapa sawit maupun produk sampingnya seperti asam lemak sawit distilat (PFAD) itu sendiri. (Achmad Sofian Nasori - Pusat Teknologi Agroindustri-BPPT)

 

Lebih lengkap baca InfoSAWIT cetak Edisi November 2018