Berita Lintas
sawitbaik

KUD Makmur Lestari Lakukan Peremajaan Sawit Didukung Dana BPDPKS, BRI Agro dan Sinar Mas



KUD Makmur Lestari Lakukan Peremajaan Sawit Didukung Dana BPDPKS, BRI Agro dan Sinar Mas

InfoSAWIT, RIAU Melalui salah satu anak usaha Sinar Mas Agribusiness and Food di sektor perkebunan kelapa sawit, PT Ramajaya Pramukti, bersama dengan BRI Agro, Koperasi Unit Desa (KUD) Makmur Lestari dan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDP-KS) melakukan kemitraan strategis dengan menerapkan program peremajaan sawit plasma di Desa Kenantan, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. Program peremajaan sawit plasma ini meliputi lahan seluas 300 Ha dengan melibatkan 145 petani sawit.

Merujuk informasi dari perusahaan, pola kerjasama kemitraan yang diterapkan antara KUD Makmur Lestari dengan PT Ramajaya Pramukti merupakan plasma pola Perkebunan Inti Rakyat (PIR), dimana usia pohon telah mencapai rata-rata 28 tahun. Dengan adanya program ini memungkinkan para petani mendapatkan fasilitas bibit unggul dan bersertifikat serta melakukan praktik budidaya agronomi yang tepat. Melalui langkah tersebut pula, diharapkan hasil Tandan Buah Segar (TBS) meningkat mencapai 25–30 ton TBS/ha/tahun.

Dalam keterangan resmi diterima InfoSAWIT, pengajuan program dukungan pendanaan hibah dari BPDP-KS tersebut telah dilakukan semenjak September 2018 lalu, yang juga di tambah dengan fasilitas kredit dari Bank BRI Agro.

Dalam kemitraan usaha strategis ini, kebun plasma akan dikelola oleh PT Ramajaya Pramukti sesuai dengan standar dan kebijakan yang diterapkan oleh Sinar Mas Agribusiness and Food dengan tujuan untuk meningkatkan produktifitas kebun serta memastikan praktik budidaya perkebunan yang baik dan berkelanjutan. Petani akan dapat bekerja sesuai standar rasio tenaga kerja dan mendapatkan upah.

“Kami sangat senang dan menyambut baik kerja sama yang baik ini terutama dana hibah yang diberikan oleh BPDP-KS kepada KUD kami. Semoga dana hibah ini bisa bergulir dan dirasakan oleh KUD-KUD sawit yang lain” ucapKetua KUD Makmur Lestari, Riau, Sudirman.

Sementara dikatakan Plasma Controller Riau, Sinar MasAgribusiness and Food, HY. Sihotang, pelaksanakan program peremajaan sawit rakyat memerlukan peranan dan dukungan dari semua pihak, termasuk dari pemerintah.

Peranan pemerintah dalam mengembangkan industri kelapa sawit sangat penting, terutama penetapan kebijakan yang dibutuhkan untuk mendukung Program Peremajaan Sawit Plasma seperti program KUR dengan persyaratan yang mudah diakses petani, pola kemitraan yang teritegrasi dan berkelanjutan yang menguntungkan petani melalui kemitraan usaha strategis, serta skema dana hibah BPDP-KS agar lebih mudah dan cepat. Kolaborasi yang elegan antara petani/koperasi, pemerintah, bank dan perusahaan mitra usaha strategis diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan petani kelapa sawit.

“Kerja sama antara BPDP-KS, BRI Agro dan KUD Makmur Lestari untuk peremajaan kebun kelapa sawit seluas 322 Ha merupakan sebuah program kerja sama yang sangat strategis," tutur HY. Sihotang.

Untuk tahap pertama, peremajaan akan dilakukan di lahan seluas 322 ha dari 1.000 ha kebun binaanKUD. Total luas plasma binaan Sinar Mas Agribusiness and Food seluas ± 18.158 Ha yang akan di replanting secara berkala dari tahun 2019-2025. (T2)