LONDON – Uni Eropa melakukan konsultasi dengan Rusia, sebagai salah satu negara yang tergabung dalam WTO, menyangkut bea masuk untuk produk kertas, lemari pendingin, dan kelapa sawit.
Uni Eropa mengambil langkah pertama ini sebagai salah satu prosedur penyelesaian sengketa dalam menanggapi pelanggaran yang dilakukan Rusia atas kewajibannya di dalam Organisasi Perdagangan Dunia (WTO).
Seperti diberitakan Prague Post, Rusia dianggap menyimpang dari apa yang telah diputuskan WTO untuk bergabung di dalamnya yakni dengan menerapkan tarif bea yang tinggi atau perbaikan jumlah minimum pada tarif bea yang dinyatakan dalam persentase nilai produk. (T4)










