JAKARTA – Perusahaan kelapa sawit Asian Agri, melalui anak perusahaannya PT Inti Indosawit Subur, mengharapkan produksi minyak sawit mentah (CPO) pada tahun 2015 untuk tetap di sekitar 1 juta ton. Hal ini sebagai upaya perseroan dalam memfokuskan peningkatan produktivitas perkebunan yang ada daripada memperluas areal perkebunan.
General manager Asian Agri, Freddy Widjaja, sebagaimana dilansir The Jakarta Post, Senin (22/12/2014), mengatakan bahwa perusahaan akan menghabiskan hingga Rp 200 miliar (US $ 17.08 juta) di tahun depan untuk merevitalisasi sekitar 7.000 hektare (ha) dari luas perkebunan 104.716 ha.
"Kami tidak akan memperluas; kami fokus pada peningkatan produktivitas melalui intensifikasi. Pada 2015, kami berencana untuk merevitalisasi 5.000 ha dari inti perkebunan dan sekitar 1.000 sampai 1.200 ha konsesi yang dikelola dalam kemitraan dengan petani kita, semua untuk hasil optimal , "kata Freddy kepada wartawan di Jakarta.
Lebih lanjut ia mengatakan, perusahaan tidak mengharapkan untuk meningkatkan produktivitas di luar 1 juta ton per tahun, pembatasan peraturan lebih ditekankan untuk revitalisasi. (T3)










