Berita Lintas
sawitbaik

Para Planter Sawit Resmi Deklarasikan Jakarta Planters Club (JPC)



Para Planter Sawit Resmi Deklarasikan Jakarta Planters Club (JPC)

InfoSAWIT, JAKARTA - Mungkin istilah Planter masih asing bagi sebahagian masyarakat umum di Indonesia, Planter sebenarnya sebuah Profesi yang sudah ada sejak zaman kolonial Belanda seiring dengan dibukanya perusahan-perusahaan perkebunan di tanah air. Kala itu dengan istilah-istilah Belanda, para Planter lebih dikenal dengan jenjang jabatannya di kebun seperti Asisten,Asisten Kepala dan Administrateur (biasa disingkat ADM). 

Planter sebenarnya orang-orang yang bekerja memanage (mengelola) suatu usaha perkebunan mulai dari aspek agronomis sampai aspek bisnisnya, berstatus karyawan leader (Pimpinan).  Planter itu biasanya tinggal di kebun,lalu apakah ada Planter di Jakarta ? Ini suatu pertanyaan yang menarik.

Sebagai ibukota negara sudah barang tentu Jakarta tempat berkumpulnya orang-orang dari berbagai pelosok negeri dengan berbagai jenis profesi.  Umumnya perusahaan-perusahaan perkebunan besar berkantor pusat di Jakarta,dan sebahagian besar  staffnya berasal dari orang-orang yang berpengalaman memanage kebun sebelumnya, ada yang berasal dari perkebunan Kelapa Sawit, Karet, Kakao, Tebu, Kopi, Teh, Kelapa dan komoditas lainnya.

Baru-baru ini tepatnya tanggal 4 Agustus 2019 lalu, dengan prakarsa  dari Pak Baban Subandi dan Abdul Hamdan Nasution, telah dideklarasikan pembentukan Jakarta Planters Club (JPC) bertempat di Monumen Nasional (Monas) Jakarta.

Deklarasi ini dihadiri para  Planter yang berasal dari beberapa Perusahaan skala besar dan sedang yang bergerak di perkebunan Kelapa Sawit  yang mempunyai kantor di Jakarta. Usai deklarasi para peserta berhasil mufakat memilih pengurus paguyuban ini dengan susunan sebagai berikut, Ketua: Ambang Wijaya , Wakil Ketua: Moch.Rizal dan Sekretaris:  M.Ridho Andrian.

Struktur lengkap paguyuban ini  berikut Visi dan Misinya akan disusun beberapa hari kedepan. Sejatinya JPC  Paguyuban yang bersifat  kumpulan para Planter di Jakarta untuk sharing pengalaman, tukar menukar informasi  dan tidak berafiliasi kedunia Politik.

Syarat-syarat untuk  bergabung ke JPC tidak rumit asalkan berprofesi Planter atau supportingnya, berdomisili di Jabodetabek dan bersedia mengikuti kesepakatan-kesepakatan yang sudah disusun pengurus.  

Abdul Hamdan Nasution yang juga merupakan Ketua Komite Program di Indonesia Planters Society (IPS) berharap, kedepan JPC dapat berkembang lebih besar lagi, anggota-anggotanya  tidak saja berasal dari perkebunan Kelapa Sawit,tetapi oleh semua Planter dari berbagai komoditas seperti Karet, Kakao, Tebu, Kelapa, Kopi, Teh dan lain-lain.

Dengan dibentuknya JPC diharapkan kiprah para Planter lebih didengar lagi di pentas Nasional, memberikan kontribusi yang positip untuk memajukan dunia perkebunan khususnya meningkatkan kompetensi para anggota-anggotanya.

“Ayo para Planter yang ada di Jakarta mari berkumpul membesarkan JPC guna kepentingan bersama, jika di media  profesi Lawyer dikenal dengan Indonesia Lawyer Club (ILC)nya mengapa tidak, planters juga bisa mempopulerkan  Jakarta Planters Club (JPC)nya,” tandas Hamdan. (T2)