JAKARTA – Badan Pusat Statistik melaporkan, Selasa (23/12/2014), rata-rata biaya produksi usaha perkebunan kelapa sawit setahun per hektare mencapai Rp9,7 juta (57,05% dari total nilai produksi).
“Biaya produksi usaha perkebunan kelapa sawit yang paling besar yaitu pengeluaran untuk tenaga kerja sebesar 31,71%, dengan jenis kegiatan terbesar berada pada proses pemanenan yang mencapai 19,85% dari seluruh total biaya produksi,” kata Kepala BPS Suryamin di Jakarta.
Selain itu, pengeluaran yang cukup besar di komoditas kelapa sawit adalah pengeluaran sewa lahan yang mencapai 30,97%. Sementara itu rata-rata jumlah pengeluaran pupuk, pestisida, dan stimulant masing-masing mencapai 18,44%, 2,33%, dan 0,05%. (T3)










