InfoSAWIT, JAKARTA – Merujuk informasi dari Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDP-KS), semenjak 2015 hasil kerjasa sama yang dilakukan dengan lebh dari 25 perguruan tinggi negeri dan swasta, 15 lembaga penelitian non Perguruan Tinggi, 501 peneliti senior serta 256 mahasiswa, telah mampu menghasilkan 40 paten, 173 kontrak kegiatan penelitian sawit, 158 publikasi ilmiah nasional dan internasional serta menerbitkan 5 buku.
Kegiatan ini, kata pihak BPDP-KS,untuk mendorong peningkatan ekonomi rakyat melalui kebijakn-kebijakan yang disusun berdasarkan data dan bidang keilmuan yang sesuai.
Dalam informasi yang didapat InfoSAWIT, saat ini bahkan BPDP-KS sedang memprioritaskan pendanaan riset untuk sejumlah tujuan diantaranya, pertama, penguatan, pengembagan dan peningkatan pemberdayaan perkebunan dan industri sawit yang saling bersinergi antara sektor hulu dan hilir.
Kedua, konsolidasi data luas lahan, produktivitas kebun, pabrik kelapa sawit, dan petani kelapa sawit bersama dengan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomia dan Kementerian/lembaga terkait.
“Peneltian tersebut guna membantu menyusun kebijakan perbaikan tata niaga Tanan Buah Segar (TBS) sawit dan peningkatan SDM pekebun rakyat, serta pengembangan strategis diplomasi sawit internasional,” catat Corporate Secretary BPDP-KS, Achmad Maulizal Sutawijaya.
Ketiga, pengembangan pasar domestik melalui penggunaan bahan bakar nabati berbasis sawit. Penggunaan energi akan diarahkan untuk seluruh moda transportasi, termasuk sektor penerbangan. (T2)










