InfoSAWIT, JAKARTA – Perkebunan kelapa sawit kerap identik dengan para pekerja yang memiliki tenaga kuat, tahan terik panas, dan mampu membawa tandan buah segar sawit, yang kesemua itu melekat pada diri laki-laki. Namun faktanya tidak demikian, lantaran para pekerja di perkebunan kelapa sawit juga dilakoni para perempuan.
Dalam sebuah video pendek yang ditayangkan Eco Business, menunjukkan bahwa perkerja perempuan bisa berdampingan dengan pekerja laki-laki di perusahaan perkebunan kelapa sawit.
Dalam video hasil kerja sama dengan salah satu perusahaan perkebunan kelapa sawit yang beroperasi di Sumatera Selatan, Cargill Tropical Palm Ltd., nampak menampilkan aktivitas pekerja perempuan di perkebunan kelapa sawit tanpa merasa dikucilkan, terintimidasi, terpinggirkan atau terdiskriminasi.
Dari penelusuran InfoSAWIT, belum lama ini, video berdurasi sekitar 4 menit tersebut, nampak profil seorang ibu dua anak, yang merupakan seorang istri, dan seorang professional bernama Yunita Widiasuti yang bekerja sehari-hari di perkebunan kelapa sawit.
Nampak secara nyata hak-hak perempuan dan kesetaraan gender di tempat kerja, dan dalam industri yang didominasi pria tersebut, bisa bekerja tanpa takut akan diskriminasi dan memperoleh kesetaraan dalam bekerja.
“Kami tidak hanya bekerja, tetapi juga bisa mengasuhan anak, melindungi hak-hak perempuan di tempat kerja, memastikan cuti hamil, hak menyusui, dan untuk dapat bekerja bebas dari diskriminasi atau pelecehan seksual. Para perempuan dapat membesarkan anak-anak mereka dengan dukungan perawatan kesehatan dan pendidikan yang layak,” kata Yunita.
Merujuk informasi dari perusahaan, tercatat ada sebanyak 6.066 perempuan dan 13.382 pria yang bekerja untuk Cargill Tropical Palm Ltd., dimana perempuan dan pria bisa bersaing secara sehat serta memiliki peluang yang sama dalam pengembangan karir, terlebih untuk para perempuan telah membentuk komite mereka sendiri untuk menjaga kepentingan para perempuan di tempat kerja.
“Saya sangat berharap bahwa karyawan perempuan di Cargill bisa bekerja dan berkembang untuk bisa mengejar peluang karir, sehingga dimasa yang akan datang akan lebih banyak terlihat perempuan berperan sebagai pemimpin,” tandas dia.
Untuk lebih detil bagaimana para perempuan pekerja di perkebunan kelapa sawit diperlakukan setara tanpa diskriminasi atas dukungan perusahaan, bisa tonton videonya lewat link berikut: https://www.youtube.com/watch?v=kM9IfDbXhO4&feature=youtu.be (T2)







