InfoSAWIT, MUMBAI - ISEAL Alliance sebuah lembaga yang beranggotakan asosiasi global untuk standar keberlanjutan, bersama dengan Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSO), WWF-India dan Forest Stewardship Council (FSC), menyelenggarakan dialog dan lokakarya strategis belum lama ini.
Kegiatan ini bertujuan menyatukan para pemangku kepentingan yang relevan untuk diskusi mendalam tentang tantangan dan peluang mengatasi deforestasi sepanjang rantai pasokan di India.
Berlokasi di kantor pusat Unilever India di Mumbai diskusi banyak membahas sekitar sektor kelapa sawit, karet, kayu dan pulp, serta komoditas lain yang terkait dengan deforestasi, serta melihat pengembangan strategi yang jelas untuk dapat digunakan ketika berurusan dengan pemangku kepentingan bisnis dan pemerintah. Hasil dari diskusi tersebut akan dianalisis oleh panitia dan peserta. Hasil ini kemudian akan digunakan untuk memberikan usulan kebijakan bisnis yang mendorong sumber berkelanjutan di seluruh rantai pasokan dan meminimalkan jejak karbon.
CEO Centre for Responsible Business (CRB), Rijit Sengupta, mengatakan ada kebutuhan menciptakan permintaan pasar untuk produk-produk yang bebas deforestasi (berkelanjutan) dengan bekerja sama dengan bisnis (pengguna) dan konsumen. Bersama dengan mitra seperti RSPO. “Centre for Responsible Business telah merencanakan cara-cara strategis untuk mencapai hal ini di India,” katanya dalam laman resmi RSPO. (T2)
Terbit pada Edisi Majalah InfoSAWIT cetak Edisi Juli 2019










