Berita Lintas
sawitbaik

Penerima Sertifikat Sawit Berkelanjutan RSPO Untuk Petani Sawit Swadaya Meningkat 52%



Petani Sawit Swadaya asal Indonesia Penerima sertifikat RSPO tahun 2018, Kota Kinabalu, Malaysia
Penerima Sertifikat Sawit Berkelanjutan RSPO Untuk Petani Sawit Swadaya Meningkat 52%

InfoSAWIT, KUALA LUMPUR – Belum lama ini lembaga nirlaba yang focus dalam pengembangan praktik kelapa sawit berkelanjutan, Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) merilis Laporan Impact Report 2019, dimana dalam laporan tersebut menggarisbawahi bahwa jumlah petani swadaya bersertifikasi RSPO meningkat sebanyak 52% dan jumlah petani kecil meningkat dengan mengesankan 165% selama periode 1 Juli 2018 hingga 30 Juni 2019.

Laporan penting lainnya ialah meningkatnya jumlah penerima sertifikasi RSPO di Afrika yang mencapai 56%. Sementara dari perspektif global, total area bersertifikasi RSPO tumbuh lebih dari 22% disbanding tahun lalu (2018), menjadi 3,89 juta hektar yang tersebdar di 16 negara, dengan volume produksi 14,29 juta metrik ton (MT) Minyak Sawit Berkelanjutan Bersertifikat (CSPO) dan 3,21 juta MT Kernel Sawit Berkelanjutan Bersertifikat (CSPK). RSPO juga menyetujui 19 anggota petani baru selama tahun keuangan terakhir, dengan total 171 petani dalam organisasi pada 30 Juni 2019.

Chief Executive Officer RSPO, Datuk Darrel Webber, berharap angka peningkatan tersebut akan terus terjadi seiring, utmanya untuk petani sawit swadaya, seiring dengan akan diberlakukan peraturan baru di November 2019. “Kami yakin angka itu akan terus tumbuh,” katanya dalam keterangan resmi diterima InfoSAWIT, Rabu (30/10/2019). (T2)