InfoSAWIT, JAKARTA – Merujuk laporan dari Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), harga rata-rata minyak sawit mentah (CPO) CIF Rotterdam bulan Agustus mencapai US$ 541 per metric ton dan merupakan rata-rata bulanan tertinggi sejak Februari 2019.
Di akhir Agustus harga masih menunjukkan tren naik, Direktur Eksekutif Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), Mukti Sradjono berharap harga akan terus naik.
Lebih lanjut kata Mukti Sardjono, Indonesia sebagai produsen terbesar minyak sawit perlu memperkuat pengaruhnya dalam kesimbangan supply-demand dan pembentukkan harga.
Implementasi B20 dan segera dengan B30 pasti akan meningkatkan konsumsi dalam negeri dan diharapkan akan mengerek harga. Tetapi, mengingat harga minyak sawit dan minyak bumi yang fluktuatif maka pengaturannya perlu disusun sedemikian rupa sehingga tidak membelenggu Pertamina maupun produsen biodiesel.
“Hal lain yang perlu dilakukan adalah penggunaan langsung CPO untuk pembangkit PLN yang saat ini sudah dilakukan beberapa uji coba di beberapa daerah, serta peningkatan kemampuan mengendalikan stok dengan menambah kapasitas tangki di Pabrik Kelapa Sawit (PKS),” katanya dalam keterangan resmi diterima InfoSAWIT, Kamis (31/10/2019).
Alasan penambahan kapasita tanki di PKS, karena biaya energinya lebih murah dan dapat menjadi menjadi fasilitas pendukung tambahan di PKS ketika terjadi ledakan produksi maupun gangguan transportasi. (T2)







