Berita Lintas
sawitbaik

Perkebunan Kelapa Sawit Dukung KEE Kaltim Untuk Perlindungan Satwa Dilindungi



Perkebunan Kelapa Sawit Dukung KEE Kaltim Untuk Perlindungan Satwa Dilindungi

InfoSAWIT, Bagian Kawasan Ekosistem Esensial (KEE) Kaltim Kawasan transit forest yang melintas diwilayah perkebunan kelapa sawit PT Nusaraya Agro Sawit, anak usaha Palma Serasih Group, menjadi bagian tidak terpisahkan dari Kawasan Ekosistem Esensial (KEE) Koridor orangutan Bentang Alam Wehea-Kelay di Kabupaten Kutai Timur dan Berau provinsi Kalimantan Timur.

Bentang alam Wehea-Kelay ini telah ditetapkan oleh Kepala Daerah untuk dikelola bekerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur, Pemerintah Kabupaten Berau, Lembaga Adat Wehea, Dunia Usaha dan The Nature Conservancy melalui pengelolaan berbasis bentang alam. Bentuk pengelolaan ini sebagai salah satu upaya untuk melestarikan orangutan serta habitatnya  yang diperkirakan sekitar 75% berada di luar kawasan konservasi.

Kelestarian Orangutan juga menjamin kelestarian hutan yang menjadi habitatnya dan kelestarian makhluk hidup lainnya Koridor Orangutan Bentang Alam Wehea-Kelay memberikan kontribusi terhadap pencapaian pengingkatan populasi 25 satwa prioritas yang terancam punah, khususnya orangutan, yang telah ditetapkan melalui SK Dirjen KSDAE Nomor : SK.180/IV-KKH/2015, tanggal 30 Juni 2015.

Dalam buku Pengelolaan Kawasan Ekosistem Esensial Koridor Orangutan Bentang Alam Wehea-Kelay Di Kabupaten Kutai Timur dan Berau, Kalimantan Timur mencatat program ini juga turut memberikan kontribusi kepada komitmen global untuk menurunkan laju kepunahan keanekaragaman hayati (Aichi Targets) yaitu peningkatan luasan kawasan perlindungan dan efektifitas pengelolaan kawasan perlindungan.

Kerjasama dalam bentuk membangun koridor Bentang Alam Wehea-Kelay berupaya untuk dapat mengurangi terjadinya konflik dengan satwa liar dan mendorong meningkatnya perlindungan satwa liar. (T1)