Berita Lintas
sawitbaik

Kelapa Sawit Jadi Andalan Strategis SDA Kaltim



Kelapa Sawit Jadi Andalan Strategis SDA Kaltim

InfoSAWIT, JAKARTA - Dalam melakukan strategi ekonomi berbasis SDA terbarukan itu, maka perkebunan kelapa sawit menjadi komoditas unggulan penting yang dapat menjadi bahan baku bagi pengembangan industri turunannya seperti industri oleokimia dan industri biodiesel yang memiliki peranan penting sebagai industri turunannya.

Strategi ekonomi berbasis perkebunan kelapa sawit juga memiliki nilai strategis untuk mengembangkan perekonomian kerakyatan, pengembangan energi terbarukan serta menurunkan intensitas emisi gas rumah kaca.

Tahun 2010 silam, menurut data Provinsi Kaltim, ditengah dominasi sektor pertambangan/penggalian dan pengolahan migas yang mencapai 74,53%, saat itu, sektor pertanian dalam artian luas, hanya mampu berkontribusi sebesar 5,52% terhadap PDRB Provinsi Kaltim dan sub sektor perkebunan berkontribusi sebesar 36,78% di dalamnya.

Tahun 2015 lalu, kendati masih didominasi sektor pertambangan/penggalian dan pengolahan migas sebesar 65,63%, sektor pertanian dalam artian luas, telah meningkat kontribusinya terhadap PDRB yaitu sebesar 7,62% dan sub sektor perkebunan berkontribusi sebesar 59,89% didalamnya atau sebesar 2,2% terhadap PDRB Provinsi Kaltim.

Peranan dan kontribusi sektor perkebunan yang kian besar dalam struktur perekonomian Provinsi Kaltim, juga mampu memberikan lapangan pekerjaan sebesar 392.000 keluarga sebagai petani dan terbukti mampu menyerap tenaga, membuka pusat pertumbuhan ekonomi dan mengembangkan berbagai wilayah di Provinsi Kaltim.

Perkembangan perkebunan kelapa sawit di Provinsi Kaltim, juga didukung Agroklimat dan ketersediaan lahan yang memadai. Berdasarkan Perda No 1 tahun 2016 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi (RTRWP), alokasi areal perkebunan yang dicadangkan sebesar 3.269.561 hektar, atau setara dengan 25% dari luas daratan Provinsi Kaltim. (T1)

Lebih lengkap baca InfoSAWIT Edisi Cetak September 2019