Berita Lintas
sawitbaik

Muba Siapkan Peta Jalan Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan



Muba Siapkan Peta Jalan Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan

InfoSAWIT, JAKARTA - Sebagai salah satu kabupaten yang yang berkomitmen menerapkan kebijakan pembangunan lestari, langlah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) patut di contoh. Dengan menerapkan praktik komoditas berkelanjutan, Kabupaten Muba berkomitmen menjadi kabupaten lestari guna lingkungan terjaga, dan ekonomi berdaya.

Merujuk catatan Pemda Muba, luas total daratan Muba mencapai 1,433,812 Hektare (ha), dimana luasan perkebunan kelapa sawit mencapai 341 ribu ha, yang terbagi 56% dikelola pihak perusahaan dan sekitar 40% merupakan perkebunan sawit rakyat. Lantas seluas 90 ribu ha diduga berada Kawasan Hutan. Untuk areal ber -Nilai Konservasi Tinggi (HCV) & Area Nilai Karbon Stok Tinggi (HCS) terdapat sekitar 648.417 ha.

Utamanya pengelolaan perkebunan kelapa sawit rakyat di Kabupaten Muba tercatat menghadapi beragam kendala seperti iklim kering yang cukup panjang, adanya penurunan harga Tandan Buah Segar (TBS) Sawit, Fluktuasi harga TBS, kurangnya modal, masalah pupuk, kesulitan bibit unggul, biaya pemeliharaan mahal, masalah pestisida/herbisida, petani tak tentukan harga TBS, serta infrastruktur jalan yang kurang memadai.

Masih merujuk informasi dari Pemda Muba, pendapatan petani masih Bbelum memadai untuk kesejahteraan. Dari survey yang dilakukan terhadap 1.724 Petani, di 9 Desa Kecamatan Lalan, Musi Banyuasin menghasilkan, 24.68% Responden dengan pendapatan per bulan kurang dari 1 juta, dan 55,65% responden dengan pendapatan per bulan 1-5 juta.

Guna mencari solusi dan menyelesaikan masalah tersebut, pihak Pemda Muba telah sepakat untuk Membentuk Peta Jalan Perkebunan Muba. Dalam menerapkan kebijakan tersebut, dari Informasi yang didapat InfoSAWIT, pemerintah Kabupaten Muba bakal melakukan inventarisasi data & zonasi perkebunan berkelanjutan yang didukung dengan penundaan & review izin. (T2)

Terbit pada Majalah InfoSAWIT cetak Edisi Januari 2020