KUALA LUMPUR – RHB Research mengharapkan harga minyak sawit (CPO) dalam jangka pendek ini akan kembali stabil, setelah banjir melanda perkebunan di Semenanjung Malaysia.
Meski begitu, katanya, persediaan mungungkin akan menurun karena melemahnya produksi pada bulan Desember 2014, dan ini harus memberikan dorongan harga CPO. "Asosiasi Kelapa Sawit Malaysia (MPOA) menunjukkan bahwa Desember 2014 produksi akan menurun sebesar 20 % dibandingkan bulan sebelumnya, ditambah dengan penurunan satu digit dalam pengiriman akan menghasilkan pengurangan persediaan," katanya, seperti dilansir The Star, Jumat (2/1/2015).
Menurut RHB Research, tahun 2014 berakhir dengan harga rata-rata minyak sawit RM2.413 /ton – sejalan dengan asumsi harga dari RM2.400. “Kami mengharapkan harga rata-rata RM2.500 pada tahun 2015,” ujarnya. (T3)










