WASHINGTON – Analis dari Chain Reaction Research baru-baru ini melaporkan, bahwa produsen minyak kelapa sawit asal Malaysia, Kuala Lumpur Kepong (KLK) Bhd., tengah menghadapi tekanan modal keuangan. Diprediksi keuangan KLK bakal merosot sekitar 20% bila perusahaan tidak segera memenuhi pasokan pelanggan bersumber dari minyak sawit berkelanjutan, dimana diprediksi laba bersih KLK bakal turun sekitar 5,9%, dari capaian target pada 2016, dan anjlok 9,4% lebih rendah dari target capaian di 2017. Bila KLK berniat keluar dari keanggotaan Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO), keuangan KLK bakal merosot 30%, dimana laba bersih KLK diprediksi minus 3,5% pada 2016 dan anjlok 1% pada 2017 mendatang.
WASHINGTON – Analis dari Chain Reaction Research baru-baru ini melaporkan
Inbrief |
07 April 2015 , 06:49 WIB |
Dibaca : 1.573 kali |
Penulis : Ridwan Saidi
Berita Terkait
KUALA LUMPUR - Felda Global Ventures Holdings Bhd (FGV) optimis
10 August 2015 , 06:20 WIB
SAN FRANCISCO - Menurut sebuah studi baru oleh Grand View Research, Inc
10 August 2015 , 06:20 WIB
GHANA – Petani plasma dan petani kecil kelapa sawit di Wilayah Timur Ghana mengatakan,
10 August 2015 , 06:19 WIB
Berita Rekomendasi
Biodiesel Sawit Berpotensi Signifikan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca
23 February 2026 , 07:33 WIB
Sawit Lebih Produktif Hasilkan Biodiesel Dibanding Kedelai
23 February 2026 , 07:28 WIB
Perkebunan Sawit Berperan dalam Penyerapan Karbon di Daerah Tropis
23 February 2026 , 07:22 WIB
Teknologi Lubang Besar: Strategi Agronomi untuk Sawit Berumur Panjang
18 February 2026 , 14:49 WIB
Menaklukkan Tanah “Sulit”: Tantangan Spodosol di Barito Timur
18 February 2026 , 14:40 WIB
Program Biodiesel Melaju, Industri Sawit Diminta Fokus Tingkatkan Produktivitas
14 February 2026 , 15:00 WIB
Narasi “4 Juta Hektare Sawit Ilegal” Perlu Diluruskan, Jangan Sampai Menyesatkan
14 February 2026 , 14:59 WIB
Tak Semua Gulma Musuh Sawit, Peneliti PPKS Ungkap Mana yang Harus Dikendalikan
07 February 2026 , 06:55 WIB









