Berita Lintas
sawitbaik

BIOMASSA SAWIT MASIH TERPENDAM



Tuntutan penggunaan bahan bakar terbarukan tidak bisa ditampik, sayangnya potensi biomasa sawit sebagai energi terbarukan hingga saat ini masih belum disentuh secara maksimal.

Barangkali sudah menjadi kejadian biasa bila mendengar banyak keluhan terjadinya pemadaman listrik oleh Perusahaan Listrik Negara (PLN)  akibat defisitnya pasokan listrik, utamanya di luar Jawa. Nyatanya, pemadaman listrik pun masih kerap terjadi begitu juga di wilayah Jawa, biasanya alasan pemadaman listrik itu akibat rusaknya trafo atau usangnya instalasi di pembangkit listrik

Miris bila melihat itu semua, padahal Indonesia dikarunia sumber daya alam yang melimpah, sehingga jika hendak mengembangkan suber energi berasal dari sumber-sumber ramah lingkungan (renewable resources), sangat terbuka kemungkinannya, hanya saja masih minim pengembangan energi hijau itu. Buktinya pengembangan energi panas bumi, tenaga surya bahkan biomassa berbasis sawit pun belum bisa di eksploitasi secara maksimal.  

Dengan semangat “green energy” mari gali potensi sumber sumber energi terbarukan yang belum di eksploitasi, khususnya sumber bahan bakar dan biomassa sawit untuk pembangkit listrik di Indonesia. Justru, negara-negara maju telah memanfaatkan sumber energi terbarukan untuk memenuhi kebutuhan energi mereka, semisal memanfaatkan sampah kota (municipal waste) sebagai salah satu sumber bahan bakar pembangkit listrik terbarukan, dan yang penting untuk dicatat bahwa negara-negara maju tersebut tidak lagi bakal  membangun pembangkit listrik tenaga nuklir baru, sehingga sumber energi terbarukan akan mendapatkan porsi semakin besar dimasa datang.

Dimana posisi biomassa Indonesia? Menurut Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), Indonesia sudah  . . .