London – Tujuh perusahaan perkebunan kelapa sawit di dunia telah sepakat bakal mendanai studi selama setahun, terkait standar hutan berkarbon stok tinggi (HCSF). Kabarnya studi itu rampung pada Oktober 2014. Seperti ditulis All Afrika, sebelumnya pada 2011 silam, Golden Agri Resources Ltd (GAR), The Forest Trust (TFT) dan Greenpeace telah lebih dahulu melakukan studi tersebut. Ketujuh perusahaan perkebunan kelapa sawit yang terlibat diantaranya Sime Darby Plantation, Asian Agri, Musim Mas serta Cargill, yang tergabung dalam komitmen Sustainable Palm Oil Manifesto (SPOM).
7 perusahaan perkebunan kelapa sawit sepakati mendanai studi
Inbrief |
15 October 2014 , 06:23 WIB |
Dibaca : 932 kali |
Penulis : Ridwan Saidi
Berita Terkait
KUALA LUMPUR - Felda Global Ventures Holdings Bhd (FGV) optimis
10 August 2015 , 06:20 WIB
SAN FRANCISCO - Menurut sebuah studi baru oleh Grand View Research, Inc
10 August 2015 , 06:20 WIB
GHANA – Petani plasma dan petani kecil kelapa sawit di Wilayah Timur Ghana mengatakan,
10 August 2015 , 06:19 WIB
Berita Rekomendasi
Biodiesel Sawit Berpotensi Signifikan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca
23 February 2026 , 07:33 WIB
Sawit Lebih Produktif Hasilkan Biodiesel Dibanding Kedelai
23 February 2026 , 07:28 WIB
Perkebunan Sawit Berperan dalam Penyerapan Karbon di Daerah Tropis
23 February 2026 , 07:22 WIB
Teknologi Lubang Besar: Strategi Agronomi untuk Sawit Berumur Panjang
18 February 2026 , 14:49 WIB
Menaklukkan Tanah “Sulit”: Tantangan Spodosol di Barito Timur
18 February 2026 , 14:40 WIB
Program Biodiesel Melaju, Industri Sawit Diminta Fokus Tingkatkan Produktivitas
14 February 2026 , 15:00 WIB
Narasi “4 Juta Hektare Sawit Ilegal” Perlu Diluruskan, Jangan Sampai Menyesatkan
14 February 2026 , 14:59 WIB
Tak Semua Gulma Musuh Sawit, Peneliti PPKS Ungkap Mana yang Harus Dikendalikan
07 February 2026 , 06:55 WIB









