JAKARTA – Kementrian Pertanian, bekerjasama dengan Program Pembangunan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNDP), secara resmi mengeluarkan program nasional yang bernama Inisiatif Kelapa Sawit Berkelanjutan (SPOI), guna membantu petani kelapa sawit berskala kecil dalam meningkatkan produktivitas dan penerapan manajemen lingkungan. Menteri Pertanian (2019-2014), Suswono menerangkan, UNDP mendonasikan dana sebesar US$ 15,5 juta untuk program per lima tahunan bertujuan supaya petani bisa menerapkan standar ISPO.
Kementrian Pertanian, bekerjasama dengan Program Pembangunan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNDP)
Inbrief |
18 November 2014 , 06:26 WIB |
Dibaca : 1.703 kali |
Penulis : Devi Eriya Ariyani
Berita Terkait
KUALA LUMPUR - Felda Global Ventures Holdings Bhd (FGV) optimis
10 August 2015 , 06:20 WIB
SAN FRANCISCO - Menurut sebuah studi baru oleh Grand View Research, Inc
10 August 2015 , 06:20 WIB
GHANA – Petani plasma dan petani kecil kelapa sawit di Wilayah Timur Ghana mengatakan,
10 August 2015 , 06:19 WIB
Berita Rekomendasi
Biodiesel Sawit Berpotensi Signifikan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca
23 February 2026 , 07:33 WIB
Sawit Lebih Produktif Hasilkan Biodiesel Dibanding Kedelai
23 February 2026 , 07:28 WIB
Perkebunan Sawit Berperan dalam Penyerapan Karbon di Daerah Tropis
23 February 2026 , 07:22 WIB
Teknologi Lubang Besar: Strategi Agronomi untuk Sawit Berumur Panjang
18 February 2026 , 14:49 WIB
Menaklukkan Tanah “Sulit”: Tantangan Spodosol di Barito Timur
18 February 2026 , 14:40 WIB
Program Biodiesel Melaju, Industri Sawit Diminta Fokus Tingkatkan Produktivitas
14 February 2026 , 15:00 WIB
Narasi “4 Juta Hektare Sawit Ilegal” Perlu Diluruskan, Jangan Sampai Menyesatkan
14 February 2026 , 14:59 WIB
Tak Semua Gulma Musuh Sawit, Peneliti PPKS Ungkap Mana yang Harus Dikendalikan
07 February 2026 , 06:55 WIB









